Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2021

Ngaji: Benarkah Ada Ucapan Natal dalam Al-Qur'an? [Koreksi Argumentatif]

Benarkah ada ucapan natal dalam al-Qur'an? Benarkah ayat ini menjadi dalil bagi ucapan tersebut? وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا {٣٣} “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (QS. Maryam [19]: 33) Bagaimana mendudukkan ucapan "selamat"/tahni'ah dalam tradisi berbahasa manusia? Benarkah ucapan "selamat" atas perayaan non muslim bisa dihalalkan dengan dalih "basa-basi", "mu'amalah mubahah", "menjaga relasi" bla, bla, dsb?

Benarkah Ucapan Selamat Natal Ada dalam al-Qur'an? (Koreksi Argumentatif)

[Koreksi Atas Klaim Menyoal Al-Qur’an dalam Perspektif Islam] [1] Oleh: Irfan Abu Naveed, M.Pd.I [2] Salah satu topik yang sudah selesai dibahas oleh para ulama Islam lintas madzhab dari generasi ke generasi adalah topik berkenaan dengan hukum tahni’ah (ucapan selamat) atas perayaan agama lain, salah satunya perayaan Natal yang dirayakan oleh umat kristiani. Sayang beribu-ribu sayang, kejelasan hukum tersebut rupa-rupanya dikaburkan oleh segelintir orang di zaman ini, dengan beragam dalih yang lemah, tidak relevan, dan jelas kekeliruannya secara ushuli, salah satu landasan asasi asumsinya adalah pendalilan berdasarkan ayat ini: وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا {٣٣}  “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (QS. Maryam [19]: 33) Tanggapan             Ayat yang mulia ini bukanlah dalil adanya ucapan “selamat natal” dalam