Skip to main content

Posts

Showing posts from 2021

Meraih Impian Menggapai Asa

Masa depan gemilang tidaklah dibangun dengan angan-angan, tidak pula dengan diam berlepas tangan, melainkan dijemput dengan perjuangan yang dilandasi keimanan, digerakkan pemikiran dan tsaqâfah mustanîrah (cemerlang), dan ditopang himmah ‘âliyyah (tekad yang tinggi). Ali bin Abi Thalib r.a. bertutur: «عُلُوُّ الهِمَّةِ مِن الإِيْمَانِ» “Tingginya himmah, bagian dari keimanan” Al-Himmah itu sendiri, menurut Abu Hilal al-‘Askari (w. 395 H) dalam Mu’jam al-Furûq al-Lughawiyyah (hlm. 558) menggambarkan besarnya al-hamm (tekad) terhadap sesuatu, dimana al-hamm digambarkan al-‘Askari: الفكر في إزالة المكروه واجتلاب المحبوب “Pemikiran untuk menghalau hal yang dibenci dan upaya keras mewujudkan apa yang dikehendaki.” Bukan sekedar klaim, sifat ini harus tampak nyata, terejawantahkan dalam konsistensi terhadap aktivitas dakwah, tetap berdiri menghadapi berbagai rintangan yang menghadang, pantang mundur ke belakang, “sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai”. Merealisasikan pe

Hukum Asal Perbuatan Manusia [Ngaji Kitab Dirasat fi al-Fikr al-Islami]

 

Melayakkan Diri Menjadi Perindu Jannah-Nya

  Irfan Abu Naveed [Peneliti Balaghah al-Qur’an & Hadits Nabawi]                 Jannah tidak lah diraih melainkan dengan tadhiyah (pengorbanan), tidak pula dengan diam berpangku tangan ( thûl al-amal ), karena Allah ’Azza wa Jalla berfirman: أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ {٢١٤} ”Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al-Baqarah [2]: 214) Ayat ini - sebagaima

Ngaji Kitab Dirasat: Berakal Tanpa Liberal

 

Curhati Sang Nabi ﷺ

Sama seperti manusia pada umumnya, Nabi Muhammad ﷺ juga pernah dirundung kesedihan. Bahkan dalam beberapa keadaan tertentu, tangisan Nabi Muhammad ﷺ pecah hingga air matanya mengalir deras. Lantas apa yang membuat itu semua terjadi? Sahabat, mari simak penjelasannya malam ini dalam #KajianTafsirInspiratif bersama Guru kita: - Ust. Fatih Karim - Ust. Irfan Abu Naveed Selengkapnya di sini:

Hijrah Ala Jin Nashibin

  Tafsir QS. Al-Ahqaf [46]: 29-31 Tahukah anda? Bahwa dalam al-Qur'an digambarkan adanya sekelompok Bangsa Jin yang takjub terhadap bacaan al-Qur'an, hingga akhirnya hijrah memeluk Islam, beralih dari agama Yahudi menjadi Islam. Di tengah perjalanan Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam ke Mekkah setelah mendapatkan penolakan keji dari orang-orang Tha'if, Allah menghadirkan dukungan sekelompok Bangsa Jin yang memasuki Din Islam.  Perhatikan! Jika sekiranya seluruh umat manusia menolak dakwah baginda Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam dan para pengikutnya, maka masih ada Bangsa Malaikat dan di antara Bangsa Jin yang siap mendukung di belakangnya! Dakwah, akan terus hidup, takkan pernah mati, sekali layar terkembang pantang biduk mundur ke belakang!  Dimana kisah ini digambarkan apik Prof Dr Muhammad Rawwas Qal'ah Ji dalam kitab Qira'atun Siyasiyyatun Li al-Sirah al-Nabawiyyah, selengkapnya, petik hikmahnya dalam kajian di atas.

Membongkar Kebohongan Tempat Angker

  Membongkar Kebohongan Tempat Angker Sejumlah kejadian yang bikin merinding tak jarang dialami sebuah bangunan terutama pada malam hari. Banyak juga anggapan di masyarakat yang menjelaskan bangunan tua, kotor, dan sepi itu angker dan banyak ditempati oleh makhluk halus. Namun, apakah kebenarannya seperti itu? Bagaimana pandangan Islam terhadap itu semua? Sahabat cinta quran, temukan jawabannya dalam #KajianTafsirInspiratif bersama Guru kita: - Ust. Fatih Karim - Ust, Irfan Abu Naveed Saksikan melalui: - Live Youtube Amazing People & Cinta Quran TV

Membongkar Kebohongan Bangsa Jin

 

Wawancara: Menampik Tuduhan Atas Perlawanan Menolak Zionis Israel

1. Benarkah Hamas sebagai biang kerok? Tudingan yang disematkan kepada Hamas, sebetulnya tudingan kepada setiap perlawanan riil menghadapi kezhaliman Israel. Dimana tudingan tersebut jelas tudingan tidak berdasar dan salah alamat, ibarat maling teriak maling, padahal yang menjadi sumber masalah adalah kolonialisme Israel itu sendiri atas Bumi al-Quds, Palestina. Dalam kaidah jelas: البينة للمدعي واليمين على من أنكر “Pembuktian bagi orang yang mendakwa dan sumpah bagi orang yang mengingkari.” Perlawanan yang ditujukan HAMAS kepada Israel justu tidak berbanding lurus dengan apa yang seharusnya diterima Israel akibat kejahatannya selama ini, selama puluhan tahun lamanya, menumpahkan darah dan menodai kehormatan kaum Muslim, serta jelas-jelas mencaplok bumi milik kaum Muslim. Kejahatan yang dilakukan Israel atas Palestina, sudah seharusnya mendapatkan penentangan dari kaum Muslim di seluruh dunia. Mengapa demikian? Karena tanah yang mereka duduki adalah tanah milik kaum Musli

Dampak Ketiadaan Khilafah "Hilangnya Negara Pelindung Palestina"

  DAMPAK KETIADAAN KHILAFAH MENURUT PAKAR SEJARAH غياب الدولة التي عرف اليهود وتأكدوا أنه لا سبيل لهم إلى فلسطين إلا بتحطيمها "Tidak adanya negara yang diketahui Yahudi menegaskan kepada mereka bahwa tidak ada jalan bagi mereka menguasai Palestina kecuali dengan kehancuran negara ini.” Download Kitab Pdf: حاضر العالم الإسلامي Pernyataan Syaikh Dr. Taj Al-Sirr Ahmad Harran (Pakar Sejarah di Jami’ah Al-Banat-Kulliyyatut Tarbiyyah-Riyadh) Lengkapnya, Syaikh Dr. Taj Al-Sirr Ahmad Harran menjelaskan sejumlah keburukan akibat ketiadaan Khilafah. Ia menuliskan satu sub bab khusus berjudul Atsar Ghaybatil-Khilaafah (Dampak Buruk Akibat Ketiadaan Khilafah): كان لغياب الخلافة أثر بالغ في واقع الأمة السياسي ويمكن حصره فيما يلي “Ketiadaan Khilafah menimbulkan pengaruh yang besar terhadap realitas umat ini secara politis, dan diringkas dalam poin-poin sebagai berikut: أولًا: غياب دولة الإسلام الكبرى Pertama, Tidak adanya Negara Islam yang besar (superpower); ثانيًا: غياب الدولة التي كانت تظ

Quote: Persoalan Palestina: Persoalan Luar Negeri Kaum Muslim?!

  PERSOALAN PALESTINA, BUMI AL-QUDS: PERSOALAN LUAR NEGERI KAUM MUSLIM?! Persoalan Palestina, Bumi al-Quds bahkan Bumi Syam secara umum itu bukan persoalan "luar negeri" kaum Muslim dimanapun mereka berada. Mengapa? Karena Negeri Palestina dan Bumi Al-Quds adalah negeri kita semua, negeri milik bersama, negeri milik kaum Muslim seluruhnya! Hati-hati, jangan terpedaya bisikan-bisikan syaithan yang menghembuskan bau busuk 'ashabiyyah , merusak keyakinan dan perbuatan!