Skip to main content

Kajian Online: Khilafah 'Ala Minhaj Al-Nubuwwah dalam Perspektif Ulama Ahlus Sunnah wa al-Jama'ah


VIRALKAN: KAJIAN ONLINE KHILAFAH MENURUT ULAMA AHLUS SUNNAH
Gratis Untuk Semua Kalangan :: Terbatas

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*KHILAFAH 'ALA MINHAJIN NUBUWWAH 
DALAM PERSPEKTIF ULAMA AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH*
_[Kajian Turats Ulama Ahlus Sunnah wa al-Jama'ah]_

:: Dalil Kefardhuan Iqamat al-Khilafah :: Dalil Kebakuan Khilafah :: Koreksi Atas Syubuhat Menyoal Khilafah :: Bisyarah Khilafah Nubuwwah di Akhir Zaman & Al-Mahdi ::
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Masih terjadi kerancuan di kalangan umat mengenai penggunaan istilah khalifah dan khilafah, namun apa sebenarnya yang diuraikan para ulama ahlus sunnah menyoal Khilafah sehingga diperjuangkan oleh para ulama dan umat di zaman ini? Untuk itu kami mengadakan kajian dengan mengangkat tema di atas.

Narasumber:
Ust. Irfan Abu Naveed, M.Pd.I
(Dosen Fikih-Bahasa Arab, Penulis Buku-Buku Tentang Khilafah, Pengkaji Balaghah Al-Qur'an & Hadits Nabawi).

Host:
Gus Qomar
Pengasuh Majelis Taklim Al-Ushfury

Jadwal Kajian Online:
Hari/Tgl : Sabtu, 2 Mei 2020
Waktu : 15.30-16.30 WIB
Tempat : Via Online [ZOOM], Facebook & YouTube

Tata Tertib :
- Niat mencari ilmu karena Allah
- Berpakaian sopan (bagi muslimah: wajib menutup aurat, mengenakan khimar dan jilbab)
- Diam (mute) saat narasumber berbicara
- Mencatat hal-hal penting
- Bertanya/berkomentar dengan izin moderator

Semoga bisa mencerahkan banyak umat dalam memahami Khilafah, ditengah banyaknya stigmatisasi negatif terkait, menyalahi ilmunya para ulama ahlus sunnah menyoal bab Khilafah.

Link Kajian Via Online
- ZOOM
Pendaftaran langsung masuk ke grup WA:
https://bit.ly/join-WA-Kajian

Siaran Live :
Facebook : fb.com/alushfury/live
YouTube : http://bit.ly/kajianramadhan1441

www.irfanabunaveed.net
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

INFO ACARA:
Pendaftaran langsung masuk ke grup WA:
https://bit.ly/join-WA-Kajian

Link untuk mendaftar :
https://bit.ly/daftar_kajian_online

Viralkan ya ikhwah, semoga menjadi amal jariyyah, bagian dari amal shalih membela sunnah Rasulullah , dari Anas bin Malik r.a., Rasulullah bersabda: 

«مَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي، وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ»

“Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka sungguh ia telah mencintaiku, dan siapa saja yang mencintaiku, maka ia bersamaku menjadi penghuni surga.” (HR. Al-Tirmidzi, al-Thabarani)

وفقنا الله وإياكم فيما يرضاه ربنا ويحبه

Comments

Popular posts from this blog

Buku Menarik "Risalah Nikah & Walimah"

"RISALAH NIKAH & WALIMAH" Dilengkapi dengan Sajian Kitab Kuning (Turats) & Ilmu Kesehatan Reproduksi Pra Nikah Ikhwah fillah, bi fadhliLlahi Ta'ala wa bi tawfiqihi,  telah terbit buku Risalah Nikah & Walimah, menggambarkan kajian turats menyoal topik-topik pernikahan dan syari'at walimah dalam Islam, berikut ilmu menyoal Kesehatan Reproduksi Pra Nikah, ditulis bersama istri yang berlatarbelakang pendidikan kebidanan. Sajian menyoal fikih walimah, penyusun uraikan dalam bentuk soal jawab, disertai ibarat kitab kuning (turats), dipercantik dengan berbagai gambaran walimah syar'i. Daftar Isi Buku: Bab I Keagungan Pernikahan & Hidup Berpasang-Pasangan Bab II Tuntunan Agung Menjemput Pasangan Idaman Bab III Buah Pernikahan; Sakînah, Mawaddah dan Rahmah Bab IV Walimah Nikah Sesuai Syari'ah Bab V Sunnah Mulia; Do'a Pengantin Bab VI Tips Kesehatan Reproduksi Pra Nikah   Info & Pemesanan: wa.me/6285735533668

Soal Jawab Mengenai Adopsi Penemuan Barat, Epistemologi Islam & Barat

Pertanyaan Bagaimana seorang muslim merespon temuan-temuan Barat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan yang berbasis empiris? Jelaskan apa yang dimaksud dekonstruksi epistemologi Islam dan apakah hal ini diperlukan masyarakat muslim hari ini? Apa yang anda pahami tentang epistemologi Barat dan apakah ada titik temu antara epistemologi Barat dan epistemologi Islam? Jawaban Soal Ke-1:   Bagaimana seorang muslim merespon temuan-temuan Barat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan yang berbasis empiris? Jawaban Penemuan-penemuan Barat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan yang berbasis empiris, semisal ilmu teknologi, boleh kita adopsi. Hal itu sebagaimana dijelaskan para ulama, di antaranya al-‘Allamah Taqiyuddin bin Ibrahim (w. 1977) dalam kitab Nizhâm al-Islâm, bab. Al-Hadhaarah al-Islaamiyyah. Ilmu pengetahuan yang berbasis empiris misalnya ilmu penyerbukan dalam hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik  - radhiyaLl â hu 'anhu - : أَنّ النَّبِيَّ  -صل

Mendudukkan Hadits “Aku Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak yang Mulia” (Part. I)

Oleh: Irfan Abu Naveed, M.Pd.I A.   Mukadimah Di zaman ini umat islam seringkali disuguhkan dengan berbagai syubhat yang cukup mengkhawatirkan karena merusak pemahaman dan lebih jauh lagi amal perbuatan. Dan di antara syubhat yang berbahaya dan nyata bahayanya adalah kekeliruan memahami hadits-hadits yang mulia untuk menjustifikasi pemahaman yang salah sehingga malah bertentangan dengan maksud dari hadits-hadits itu sendiri, menjauhkan umat dari perjuangan menegakkan syari’at Islam kâffah dalam kehidupan. Di antaranya hadits-hadits yang berkaitan dengan diutusnya Rasulullah – shallallâhu ‘alayhi wa sallam - untuk menyempurnakan akhlak yang mulia: إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ “ Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak. ” Beberapa waktu yang lalu, dalam diskusi mengenai kitab Nizham al-Islam salah satu panelis menjadikan hadits tentang akhlak sebagai dalil untuk menolak wajibnya menegakkan Negara Islam, Khilafah Islamiyyah.