21 February 2020

Klarifikasi Atas Tuduhan Tak Berdasar Soal Tantangan Diskusi Terbuka Bendera Tauhid




الحمدلله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين وبعد

Bertolak dari keprihatinan adanya akun-akun FB dan website-website tidak jelas yang secara tidak bertanggungjawab menyebarkan khurafat soal tantangan diskusi terbuka saya beberapa bulan lalu tentang bendera tauhid, bertolak dari kasus persekusi kasar nan zhalim atas bendera tauhid di Cianjur. Dimana di dalamnya mereka menuduh saya setidaknya dua hal:

Pertama, Menghapus tantangan diskusi;
Kedua, Lari dari diskusi karena takut.

Maka saya tegaskan sebagai bentuk klarifikasi dan hak jawab:

Pertama, Saya, Irfan Abu Naveed, demi Allah tidak pernah menghapus sendiri tantangan diskusi terbuka tersebut di salah satu akun Facebook saya;

Kedua, Status tantangan diskusi saya di facebook terhapus otomatis setelah pihak FACEBOOK memblokir permanen akun FB saya, dan itu terjadi berkali-kali atas sejumlah akun FB saya, yang hingga kini tidak bisa diaktifkan lagi, dimana terkait masalah ini sudah saya klarifikasi di media sosial lainnya semisal Channel dan Grup Telegram yang saya kelola. Jadi jelas, berbagai tuduhan tidak berdasar mereka yang semata-mata didasarkan pada prasangka buruk, otomatis terbantahkan;

Ketiga, Undangan diskusi dari LBM NU Bogor itu sifatnya hanya undangan sepihak tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu dengan saya (sebagai pihak yang diundang), itu pun dengan format acara dan waktu yang belum disepakati, dimana dalam surat jawaban saya yang ditujukan langsung kepada LBM NU Bogor, tertanggal 29 Oktober 2019, saya mengajukan format diskusi adalah diskusi panel (agar fair cukup alokasi waktunya), bukan bahts al-masa’il ala LBM NU Bogor yang menghadirkan banyak pembicara (satu kelompok dengan saya sebagai pembanding seorang) dan itu pun dibagi ke dalam dua topik besar;

Keempat, Saya, Irfan Abu Naveed, menegaskan tidak pernah menghapus dan tidak pernah lari dari tantangan diskusi terbuka tersebut, selama ada oknum-oknum yang secara keji nan zhalim menstigma negatif tanpa dasar keilmuan, memperkusi dan menistakan bendera tauhid, al-liwa’ dan al-rayah, maka tantangan diskusi itu berlaku atas mereka;

Kelima, Saya menasihati para pembuat fitnah murahan dan penyebarnya untuk bertaubat dengan taubat nashuha, wajib meminta maaf kepada saya, jika tidak, maka urusannya akan dibawa ke pengadilan akhirat, masa dimana tidak ada makhluk yang bisa berkelit dari Pengadilan-Nya Yang Maha Adil, bertaubatlah sebelum terlambat.

Irfan Abu Naveed
Pecinta & Pembela Syi’ar Bendera Tauhid al-Liwa’ & al-Rayah



03 February 2020

دروس أحد مشايخنا فضيلة الشيخ الدكتور سامح سالم عبد الحميد -حفظه الله-


شرح كتاب أنواع التصنيف المتعلقة بتفسير القرآن لمؤلفه د / مساعد الطيار للدكتور سامح سالم عبد الحميد أستاذ مساعد التفسير وعلوم القرآن بكلية زاد للدراسات القرآنية بأندونيسيا









Like & Subscribe Channel Youtube "أكاديميةأستاذ تفسير": 


Viralkan: Intelektual Tegaskan Dalil Penolakan Atas Isis & Tegaskan Hujjah Kebakuan Khilafah dalam Islam


Sesi Kajian Ustadz Abdul Barr bin Ahmad & Ustadz Irfan Abu Naveed, M.Pd.I

Silahkan ikhwah fillah viralkan sebagai bagian dari upaya dakwah Islam, dan mengcounter berbagai framing menyesatkan:

*1. Hujjah Qawiyyah Konsep Baku Khilafah Islamiyyah (Ustadz Irfan Abu Naveed, M.Pd.I)*

Video:


*2. Gamblang! Intelektual Muda Jelaskan Beberapa Hal Urgen dan Mendasar dalam Tsaqafah Islam*

Video:

*3. Tegas, HT Menolak ISIS (Ust Abdul Barr bin Ahmad)*

Video:

*4. Perkara Ijma' Tidak Bisa Diingkari! Termasuk dalam Penerapan Syariat Islam*

Video: