Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2019

Bedah Buku Kajian "Menyingkap Jin & Dukun Hitam Putih Indonesia"

BEDAH BUKU:  Menyingkap Jin dan Dukun Hitam Putih Indonesia "Dari Percintaan Sampai Kekuasaan" Di Zaman now, fenomena "dunia gaib" tampaknya kian menjamur di masyarakat. "Dunia gaib" jadi objek komersialisasi yang dieksploitasi sedemikian rupa. Ironisnya, menjamurnya fenomena tersebut, berjalan sesuai dengan request pasar. Fenomena-fenomena penampakan yang ditunggangi khurafat, tradisi-tradisi syirkiyyah, tersebarnya perdukunan, diperparah acara-acara TV dan Film-film horor yang mengeksplorasi dunia semakin ngetrend. Dan jika ditakar dengan timbangan Islam, tak ada satupun acara-acara tersebut yang memahamkan masyarakat terhadap perkara gaib (Jin). Salah satu pembahasan yang akan disajikan dalam kajian ini: 1. Mengulas dan mengupas kaidah-kaidah Islam memahami alam jin dan perdukunan dengan berbagai khurafatnya. 2. Mengulas berbagai khurafat yang berbahaya menyoal alam jin dan perdukunan yang tersebar di tengah-tengah masy

Bisyarah Tegaknya Khilafah di Akhir Zaman (Bag. IV): Kritik Atas Nadirsyah: Hadits Khilafah 30 Tahun

Irfan Abu Naveed [Dosen Fikih Siyasah, Manthiq & Bahasa Arab, Narasumber Kajian Tafsir & Balaghah, Penulis Buku Konsep Baku Khilafah Islamiyyah] SC Tulisan Nadirsyah Soal Hadits Khilafah 30 Tahun Nadirsyah mengklaim: Sebagian kitab Tafsir mengatakan janji ini telah tuntas dipenuhi Allah pada masa Nabi Muhammad dan al-Khulafa ar-Rasyidun (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali). Lihat Ibn Katsir (6/77), Bahrul Ulum (2/52), al-Baghawi (3/426), al-Kasyaf (3/521), al-Baydhawi (4/112), an-Nasafi (2/515), Dar al-Mansur(6/215). Alasan mereka adalah adanya Hadits Sahih dimana Nabi mengatakan kekhilafahan itu hanya berlansung selama 30 tahun. Dan itu terpenuhi dalam periode al-Khulafa ar-Rasyidun. Qultu: Pertama, Hadits yang menyebutkan Khilafah 30 tahun yakni hadits berikut ini: D ari Safinah r.a. ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: «الْخِلَافَةُ فِي أُمَّتِي ثَلَاثُونَ سَنَةً، ثُمَّ مُلْكًا بَعْدَ ذَلِكَ »   “Kekhilafahan dalam umatku tiga puluh tahun, kemu

Bisyarah Tegaknya Khilafah di Akhir Zaman (Bag. III): Kritik Atas Nadirsyah: Hadits Bisyarah Khilafah

SC Tulisan Nadirsyah Hosen Soal Khilafah Irfan Abu Naveed [Dosen Fikih Siyasah, Manthiq & Bahasa Arab, Narasumber Kajian Tafsir & Balaghah, Penulis Buku Konsep Baku Khilafah Islamiyyah] Nadirsyah mengklaim: Para ulama tafsir itu bahkan tidak mengutip riwayat Musnad Ahmad soal ini, yang amat populer di kalangan HTI, namun sudah pernah saya jelaskan dengan tuntas dan detil bahwa sanadnya pun lemah dan bermasalah. Qultu: Pertama, Itu kesimpulan prematur yang terlalu asumtif, sudah saya jelaskan kaidah mendudukkan pembahasan para ulama soal tafsir QS. Al-Nûr [24]: 55 dan hadits khilafah di atas manhaj kenabian dalam tulisan sebelumnya. Kedua, Benarkah hadits berikut ini hadits dha’if? D ari Hudzaifah r.a., ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: «تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ   فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْ