Skip to main content

Bedah Buku LGBT: Ilusi Kaum Liberal VS Solusi Kaum Intelektual [Bogor]




[ LGBT: Ilusi Kaum Liberal VS Solusi Kaum Intelektual ]
.
"Sesungguhnya yang paling dikhawatirkan dari apa-apa yang aku khawatirkan atas umatku adalah perbuatan Kaum Luth" (HR. Ahmad, at-Tirmidzi, dan al-Hakim)

Tidaklah Nabi Muhammad mengkhawatirkan sesuatu melainkan hal itu memang sangat berbahaya bagi umatnya. Perbuatan Kaum Luth yang dimaksud dalam hadits di atas adalah perbuatan homoseksual.

Seakan hendak memutar kembali jarum jam, saat ini kita dihadapkan pada persoalan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Ditandai dengan disahkannya legitimasi perkawinan sesama jenis di beberapa negara barat.

Keputusan legitimasi itu pun disambut gembira oleh para penggiat LGBT dan didukung oleh kaum liberal di dunia dengan banyak argumentasi mulai dari isu sains, psikologi, hingga medis.

Merespon hal tersebut, Komunitas Mahasiswa Cinta Quran (Mataqu) menyelenggarakan kegiatan Literasi Quran dengan tema: "LGBT: Ilusi Kaum Liberal vs. Solusi Kaum Intelektual".
.
InsyaAllah acara ini akan dilaksanakan pada:

📆 Minggu, 31 Maret 2019
🕗 pukul 08.00 - 12.00 WIB
📍 di Ruang Diskusi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB
🏷 GRATIS, terbuka untuk umum

Pembicara:
👤 Irfan Abu Naveed, M.Pd.I (penulis buku "LGBT: Ilusi Kaum Liberal vs. Solusi Kaum Intelektual")
.
👤 Bobby Febri Krisdiyanto, M.Kep (anggota HelpS: Healthcare Profesional for Sharia, Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Andalas)

Portal Pendaftaran Peserta:
Ikhwan: bit.ly/LiterasiQuranIkhwan
Akhwat: bit.ly/LiterasiQuranAkhwat

Acara ini akan menyajikan berbagai fakta seputar LGBT dalam isu sains, psikologi, dan medis, LGBT dalam perspektif Islam, serta bagaimana Islam memberikan solusi fundamental dan praktis atas LGBT.

Contact Person
Ikhwan: 0822-8363-8954
Akhwat: 0852-1736-6003

#LiterasiQuran #LGBT #L98T #L987 #Mahasiswa #Quran #Alquran #CintaQuran #DakwahIslam #Liberal #Islam #solusi #ilusi #lgbt #solusiislam #ilusiliberal

-----------------------------------------------

Mahasiswa Cinta Quran (Mataqu)
WA: 0823-2907-2709 (Riyan)
Facebook: @mataquid
IG/Twitter: @mataquid
Line: @blj0539c

Comments

Popular posts from this blog

Buku Menarik "Risalah Nikah & Walimah"

"RISALAH NIKAH & WALIMAH" Dilengkapi dengan Sajian Kitab Kuning (Turats) & Ilmu Kesehatan Reproduksi Pra Nikah Ikhwah fillah, bi fadhliLlahi Ta'ala wa bi tawfiqihi,  telah terbit buku Risalah Nikah & Walimah, menggambarkan kajian turats menyoal topik-topik pernikahan dan syari'at walimah dalam Islam, berikut ilmu menyoal Kesehatan Reproduksi Pra Nikah, ditulis bersama istri yang berlatarbelakang pendidikan kebidanan. Sajian menyoal fikih walimah, penyusun uraikan dalam bentuk soal jawab, disertai ibarat kitab kuning (turats), dipercantik dengan berbagai gambaran walimah syar'i. Daftar Isi Buku: Bab I Keagungan Pernikahan & Hidup Berpasang-Pasangan Bab II Tuntunan Agung Menjemput Pasangan Idaman Bab III Buah Pernikahan; Sakînah, Mawaddah dan Rahmah Bab IV Walimah Nikah Sesuai Syari'ah Bab V Sunnah Mulia; Do'a Pengantin Bab VI Tips Kesehatan Reproduksi Pra Nikah   Info & Pemesanan: wa.me/6285735533668

Soal Jawab Mengenai Adopsi Penemuan Barat, Epistemologi Islam & Barat

Pertanyaan Bagaimana seorang muslim merespon temuan-temuan Barat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan yang berbasis empiris? Jelaskan apa yang dimaksud dekonstruksi epistemologi Islam dan apakah hal ini diperlukan masyarakat muslim hari ini? Apa yang anda pahami tentang epistemologi Barat dan apakah ada titik temu antara epistemologi Barat dan epistemologi Islam? Jawaban Soal Ke-1:   Bagaimana seorang muslim merespon temuan-temuan Barat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan yang berbasis empiris? Jawaban Penemuan-penemuan Barat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan yang berbasis empiris, semisal ilmu teknologi, boleh kita adopsi. Hal itu sebagaimana dijelaskan para ulama, di antaranya al-‘Allamah Taqiyuddin bin Ibrahim (w. 1977) dalam kitab Nizhâm al-Islâm, bab. Al-Hadhaarah al-Islaamiyyah. Ilmu pengetahuan yang berbasis empiris misalnya ilmu penyerbukan dalam hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik  - radhiyaLl â hu 'anhu - : أَنّ النَّبِيَّ  -صل

Mendudukkan Hadits “Aku Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak yang Mulia” (Part. I)

Oleh: Irfan Abu Naveed, M.Pd.I A.   Mukadimah Di zaman ini umat islam seringkali disuguhkan dengan berbagai syubhat yang cukup mengkhawatirkan karena merusak pemahaman dan lebih jauh lagi amal perbuatan. Dan di antara syubhat yang berbahaya dan nyata bahayanya adalah kekeliruan memahami hadits-hadits yang mulia untuk menjustifikasi pemahaman yang salah sehingga malah bertentangan dengan maksud dari hadits-hadits itu sendiri, menjauhkan umat dari perjuangan menegakkan syari’at Islam kâffah dalam kehidupan. Di antaranya hadits-hadits yang berkaitan dengan diutusnya Rasulullah – shallallâhu ‘alayhi wa sallam - untuk menyempurnakan akhlak yang mulia: إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ “ Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak. ” Beberapa waktu yang lalu, dalam diskusi mengenai kitab Nizham al-Islam salah satu panelis menjadikan hadits tentang akhlak sebagai dalil untuk menolak wajibnya menegakkan Negara Islam, Khilafah Islamiyyah.