Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2016

Peringatan Al-Qur’an Atas Sistem Hukum & Kepemimpinan Jahiliyyah (Tafsir QS. Al-Mâ’idah [5]: 50-51)

(Serial Kajian Tafsir) Disampaikan dalam acara kajian tafsir tematik di KPP Cianjur, 18 November ‎‎ 2016 Oleh: Irfan Abu Naveed, M.Pd.I [1] A.   Peringatan Al-Qur’an atas Sistem Hukum Jahiliyyah (QS. Al-Mâ’idah [5]: 50) Jika ditelusuri lebih jauh, tradisi jahiliyyah bukan hanya menyembah berhala, tapi juga berhukum dengan selain hukum Allah. Hal itu didasarkan pada pengertian jahiliyyah dalam al-Qur’an, yakni termasuk dalam ruang lingkup: Melakukan suatu perbuatan yang tidak sesuai dengan yang seharusnya ia lakukan, baik keyakinan dalam perbuatan tersebut benar ataupun salah ( فعل الشيء بخلاف ما حقّه أن يفعل، سواء اعتقد فيه اعتقادا صحيحا أو فاسدا ) [2] . Sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Mâ’idah [5]: 50, untuk menyebut hukum yang tidak disandarkan kepada hukum Allah. Allah ’Azza wa Jalla berfirman: أَفَحُكْمَ الْجاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْماً لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ {٥٠} “Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah y